Chintya Inggrit Kalangit dan Heronimus Makainas secara resmi bekerja sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) sejak dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto di halaman tengah Istana Kepresidenan RI, di Jakarta, 20 Februari 2025.
Chika dan Heronimus dilantik bersamaan dengan 641 Kepala Daerah lainnya. Ini adalah pelantikan kolektif yang pertama kali terjadi dalam sejarah pemerintahan di Indonesia.
Pasangan Chika-Heronimus usungan Golkar, Nasdem dan Gerindra pada Pilkada 27 Oktober 2024 lalu meraih dukungan dari 24.586 suara atau unggul sebesar 56% dari Pasangan Nomor Urut 2 Evangelian Sasingen dan Liem Hong Eng yang diusung oleh PDI Perjuangan, dengan perolehan suara sebesar 19.149. Hasil ini mengubah pemerintahan yang selama 15 tahun dikuasai oleh PDI Perjuangan.
Latar belakang Chintya Inggrit Kalangit bukan sebagai politisi. Awal kariernya adalah seorang ASN yang bekerja sebagai tenaga perawat. Ia memutuskan berhenti berkarier sebagai ASN dan mendampingi suaminya Reynold Tumbio sebagai pengusaha (kontraktor). Sedangkan Heronimus Makainas adalah politisi senior dari Gerindra. Awal karier politiknya adalah politisi dari Golkar. Heronimus pernah mencalonkan diri sebagai Wakil Bupati berpasangan dengan Sisca Salindeho usungan Independen pada Pilkada sebelumnya.
Setelah pelantikan, Bupati Chyntia Kalangit dan Wakil Bupati Heronimus Makainas akan mengeksekusi janji politik yang dipublikasikan melalui kampanye mereka. Visi mereka berdua adalah: Mewujudkan Sitaro Masadada. Masadada adalah akronim dari Maju, Sejahtera, Damai, dan Dahsyat. Programnya adalah “Pitu Masadada”, yakni: 1) Pendidikan Masadada, 2) Kesehatan Masadada, 3) Birokrasi Masadada, 4) Pariwisata Masadada, 5) Nelayan Masadada, 6) Kebudayaan Masadada, dan 7) Harga Pala Masadada.